Menanggapi Survei Kompas, PSI di Jabar : Kita Gempur Rumah Warga

Infodua.com – Bandung, Survey Litbang Kompas tempatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terancam tidak maju ke DPR RI dengan perolehan kepopuleran 0,9 %. PSI Jawa barat siap habis-habisan berperan untuk kepopuleran partai politik supaya bisa lolos.

“Di Jawa barat sampai ini hari akan berusaha untuk berperan besar ke parliamentary threshold dengan nasional,” kata Sekjen PSI Jawa barat Reza Arfah waktu dihubungi, Kamis (21/3/2019).

Reza menjelaskan berdasar pada data, PSI di Jawa barat memang menjumpai jalan curam. Karena, katanya, PSI adalah partai baru serta Jawa barat masih tetap didominasi oleh PKS.

 

“Tetapi saya pikir masih akan memberi peran. Jika di Jawa barat PSI-nya menang, tidak lah, tetapi masuk parliamentary di Propinsi, Kota serta Kabupaten optimistis lah. Sulit bukan bermakna tidak digerakkan, rintangannya gede lah,” papar Reza.

Bekas waktu kurang dari satu bulan ini akan digunakan benar PSI Jawa barat. Salah satunya taktik yang akan dikerjakan adalah door to door ke rumah-rumah masyarakat. Beberapa calon legislatif PSI dari Dapil di Jawa barat juga selalu lakukan door to door ke rumah-rumah masyarakat.

Berdasar pada data, katanya, pihaknya telah lakukan door to door ke 11 ribu rumah di Bandung. Belum juga beberapa calon legislatif, Giring Ganesha atau Giring ‘Nidji’ contohnya, calon legislatif PSI Dapil Jawa barat 1 ini telah lakukan door to door ke 210 ribu rumah masyarakat.

“Jadi ada banyak data-data di lapangan itu mengapa kita masih yakin. Kita gempur habis-habisan ke rumah-rumah masyarakat,” katanya.

Dalam survey Litbang Kompas, PSI masuk di kelompok ke-3, yaitu partai politik yang tingkat kepopulerannya dibawah ujung batas parlemen. Ujung batas parlemen sebesar 4 %.

Survey Litbang Kompas diselenggarakan pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan menyertakan 2.000 responden yang diambil dengan acak memakai cara pencuplikan sistematis bertingkat di 34 propinsi Indonesia. Margin of error survey ini plus-minus 2,2 % dengan tingkat keyakinan 95%.

Litbang Kompas memperbandingkan pencapaian nada partai politik di Pemilu 2014, kepopuleran pada Oktober 2018 serta kepopuleran pada Maret 2019.

Tersebut kepopuleran PSI dalam tiga waktu berlainan itu:
Pemilu 2014: –
Oktober 2018: 0,4%
Maret 2019: 0,9%

 

sumber:detiknews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *