John Kei Tobat Usai Masuk Sel Isolasi, Begini Kisahnya

Infodua.com – Jakarta, Masih tetap ingat nama John Kei, pembunuh sadis bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono alias Ayung dalam suatu hotel di Jakarta Pusat? Sekarang John Kei masih tetap melakukan waktu kurungan di LP Nusakambangan, Cilacap, Jateng serta telah bertaubat.

Pernyataan pria yang bernama John Refra itu tertuang dalam satu interviu staf Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ratna Dasahasta, dengan John Kei di Nusakambangan. John menceritakan mengenai kehidupannya saat ini yang lebih baik di banding waktu lalunya.

“Sekarang saya tidur jam 7 (malam), bangun jam 1/2 3 (dini hari), baca doa sampai jam 6 pagi. Paling jam pagi keluar main catur, nanti siang tidur lagi, baca firman. Di Nusakambangan ini saya dekat sama Tuhan,” tutur John yang diambil dari interview di YouTube, Jumat (16/11/2018).

John Kei menjelaskan, pertama-tama masuk ke Nusakambangan diakuinya labih. Sesudah beberapa waktu di Nusakambangan, John sudah sempat dipindah ke Lapas high risk atau Lapas dengan pengawasan ketat.

Ia menceritakan, waktu diletakkan di Lapas high risk, saat itu bangunannya belumlah diresmikan. Terpidana vonis 16 tahun penjara itu menjelaskan, arti penjara pengawasan ketat ialah ‘one men, one cell’ tetapi sebab belumlah diresmikan, John miliki arti baru yakni ‘one men, one prison’.

“3 bulan saya di taruh di high risk, ini bukan ‘one man, one cell’ tapi ‘one man, one prison’. Saya di sini manusia sendiri, sampai ngomong sama tembok,” katanya.

John menuturkan, di lapas high risk itu dianya sadar akan hidup. John mengaku dianya tidak sehebat yang ia pikirkan bila cuma hidup seseorang diri.

“Diisolasi 3 bulan ternyata saya tidak ada apa-apanya,” ujarnya.

John Kei membunuh bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono alias Ayung, di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada tanggal 26 Januari 2012.

Ayung meninggal dengan 23 luka tusuk di sekujur tubuhnya. Polisi tangkap delapan orang terduga dalam masalah ini. Mereka ialah Ancola Kei, Tuce Kei, Dani Res, Kupra, Chandra Kei, John Refra Kei, Yoseph Hungan, serta Mukhlis.

John Kei divonis 12 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Di tingkat kasasi John Kei divonis 16 tahun penjara.

Pada November 2017 lantas, John Kei serta kelompoknya sempat juga berulah. John Kei cs sudah sempat ikut serta perkelahian dengan narapidana teroris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *