Demo Ojol Surabaya: ‘Lebih Baik Ngojek Daripada Nge-Hoax’

Infodua.com – Surabaya, Komunitas Peduli Ojek Online menyelenggarakan unjuk perasaan di muka Pasar Atum, Surabaya. Mereka menuntut Prabowo Subianto buat memohon maaf atas ucapannya yg dikira merendahkan pekerjaan ojek waktu lalu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menuturkan, massa driver ojek mulai bergabung mulai sejak waktu 10.50. Sedang dipilihnya Pasar Atum menurut dia tidak ada jalinan apa pun dengan tuntutan unjuk perasaan.

“Karena di sini (Pasar Atum) kan biasanya mereka mangkal. Jadi Spontan saja aksinya,” kata Antonius pada detikcom, Sabtu (24/11/2018). Dalam orasinya, mereka menuntut biar Prabowo lekas memohon maaf pada beberapa pengemudi ojek. Apabila tidak, mereka bakal mengerahkan massa yg semakin banyak.

“Kami mengultimatum bapak Prabowo untuk segera meminta maaf terhadap pengemudi ojek online 2 x 24 jam. Jika tidak kami akan melaksanakan aksi serupa serentak dengan jumlah yg lebih besar,” kata salah seseorang orator bernama Wijaya.

Selesai dari Pasar Atum, massa menyambung laganya di muka Gedung Negara Grahadi. Orasi yg sama dijelaskan di muka kantor Gubernur Ja-tim itu.

Berbagai poster pun dibawa oleh massa, salah satunya bertuliskan “Pak Prabowo Stop Meremehkan Ojek’, ‘Lebih Baik Ngojek Ketimbang Nge-Hoax’ serta ‘Pak Prabowo Janganlah Meremehkan Profesi Kami’. Ketua Populasi Perduli Ojek Online, Wahono menuturkan tindakan ini adalah bentuk solidaritas atas penghinaan yg dilepaskan Prabowo pada ojek online. Menurut dia, ojek pun adalah pekerjaan yg halal.

“Arek-arek Suroboyo menolak keras pernyataan Prabowo yg merendahkan profesi mulia kami,” tegasnya. Lantaran hal demikian, Wahono menekan Prabowo biar lekas memohon maaf pada beberapa ojek online seluruhnya di Indonesia, termasuk juga di Surabaya. Dia pun minta pada Prabowo tidak untuk membuat ojek online jadi komoditas politiknya.

“Berkampanyelah dengan bijak. Jangan eksploitasi kami untuk dijadikan komoditas politik. Biarpun kami ojek online, kami selalu tertib, kami jujur menghidupi keluarga kami,” tandas Wahono.

Massa yg berunjuk perasaan mulai sejak waktu 10.00 WIB itu juga selanjutnya membubarkan diri seputar waktu 12.30 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *